HAFLAH AKHIRUSSANAH YAYASAN PENDIDIKAN ISLAM SALAFIYAH KRASAK
Pada hari Ahad (12/03/2023) Yayasan Pendidikan Islam Salafiyah yang terdiri dari TPQ, Madin Awaliyah dan Wustho yang berada di Desa Krasak Kecamatan Pecangaan Kabupaten Jepara, mengelar acara rutinan di akhir tahun yaitu Haflah Akhirussanah tahun 1443-1444 H. Peringatan ini digelar sebagai pertanda berakhirnya kalender pendidikan diniyah yang diselenggarakan dan akan dimulai kembali pada bulan Syawal setelah lebaran kupatan. Acara ini tidak seperti tahun-tahun yang lalu karna acara Haflah tahun ini lebih meriah dan berbagai macam agenda digelar untuk menyemarakkan peringatan tersebut, yaitu ruwahan masal dengan acara tahtimul Qur’an, penampilan kreasi santri, Jalan sehat dengan diiringi drumband dari MA Darul Ulum, pengajian umum dengan pembicara KH. Mas’ud Alwi, M.Pd.I, dari Kota Kudus, dan sederet acara lainnya.
Pengundian Doorprez dalam acara Jalan Sehat
Kepala Sekolah Madin Awaliyah Salafiyah I, menyampaikan di era modern sekarang santri perlu dibekali dengan berbagai macam keterampilan, termasuk keterampilan generasi Muslim di bidang pengembangan potensi dan prestasi Al-Qur’an. Hal itu penting, mengingat dibutuhkan keseimbangan kecerdasan dalam individu generasi Muslim, yaitu kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual.
“Tahun ini ada 46 siswa Madrasah Diniyah Awaliyah Salafiyah Krasak dan 23 siswa Madrasah Diniyah Wustho Salafiyah mengikuti wisuda ini, semoga pendidikan yang telah mereka ikuti dapat bermanfaat bagi bangsa dan agama” kata Masjud, Kepala Madrasah Diniyah Salafiyah II. Ruang kecerdasan spiritual perlu diisi dengan pengetahuan dan pengalaman Qur’ani. Untuk itu, lanjut Masjud generasi Muslim harus dibekali dengan nilai Al-Qur’an sejak dini untuk lebih peka terhadap perubahan zaman menyongsong modernisasi di masa depan. “Kecerdasan generasi Muslim harus seimbang, sehingga lebih peka terhadap perubahan zaman. Termasuk mengisi ruang kecerdasan spiritual melalui pengetahuan dan pengalaman belajar Al-Qur’an,” terangnya,
Dalam kegiatan tersebut juga diberikan penghargaan kepada para siswa yang berprestasi berupa perlengkapan sekolah dll. Di tahun ini Salah satu siswa Madrasah Diniyah Wustho mendapat juara ketiga dari jumlah murid 126 siswa sekecamatan Pecangaan. Dan adapun Madrasah Diniyah Awaliyah juga salahg satu siswanya mendapatkan juara ke empat dari 609 siswa sekecamatan pecangaan dari 41 Madrasah yang menginduk kepada Ma’arif.
Dalam Pidatonya Bapak KH. Mas'ud Alwi berharap melalui peringatan akhirussanah, ustadz dan wali santri terus bergerak untuk bersama mendampingi belajar anak di madrasah dan di rumah. Kerjasama antara ustadz dan wali santri perlu ditingkatkan untuk mencapai tujuan pendidikan diniyah di TPQ, Madin awaliyah maupun wustho Salafiyah. “Perlu kerjasama antara ustadz dan wali santri untuk meningkatkan mutu pendidikan diniyah. Berkembangnya pendidikan diniyah diharapkan dapat memberikan pengalaman belajar Al-Qur’an bagi masa depan santri”.
Beliau juga berpesan Kepada para santri, bahwa walaupun telah purna namun tetap wajib menuntut ilmu. “Walaupun telah diwisuda, namun menuntut ilmu itu tidak memiliki batas akhir. Menuntut ilmu wajib dilakukan sejak dalam buaian sampai liang lahat” pesannya.
Dalam acara ini para siswa siswi juga menampilkan kreasinya diantaranya
Berikut kami sampaikan memori Haflah Akhirussanah YPI Salafiyah tahun 1443/1444 H, yang dilaknakan pada hari ahad, 12 Maret 2023
1. Jalan sehat dan Drumband
https://youtu.be/t7zt89hPlZI
2. Nadhom Aqidatul Awwam
https://youtu.be/ju1yFmAiCfQ
3. Nadhom Tuhfatul Athfal
https://youtu.be/ZTiWt3iD9Gc
4. Lagu Hafidz Qur'an
https://youtu.be/t_r4ucHIOO4
5. Nadhom Alfiyah Ibnu Malik
https://youtu.be/o6PRu5EAa9E
Demikian memori haflah, kurang lebihnya mohon maaf. Selamat menonton dan Selamat Menyaksikan
.jpeg)



