Banner 1

PERINGATAN MAULID NABI MUHAMMAD YAYASAN PENDIDIKAN ISLAM SALAFIYAH KRASAK

 


Sebagai umat Islam yang mengaku umatnya Nabi Mauhammad SAW kita harus benar-benar cinta kepada Nabi Muhammad, mengikuti perilakunya. Salah satunya juga tidak boleh lupa atas kelahirannya. Oleh karena itu penting untuk selalu memperingati kelahiran Nabi Muhammad agar generasi muda khususnya siswa ini selalu ingat dan makin cinta kepada Nabi Muhammad SAW.

Yayasan Pendidikan Islam Salafiyah yang terdiri dari Taman Pendidikan Islam, Madrasah Diniyah Awaliyah I, Awaliyah II dan Wustho pada hari sabtu tanggal 30 September 2023 bertempat di halaman madrasah diniyah mengadakan Peringatan Hari Besar Islam Yaitu Hari Kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Diawali dengan Pembacaan Asmaul Husna Bersama-sama, dilanjutkan Qiroatul Qur’an dan dilanjutkan pembacaan Tahlil yang dipimpin oleh Ust. Syaifudin, S.Pd.I serta pembacan Barzanji atau Marhaba oleh petugas yang telah dipilih dan  diikuti juga oleh semua warga yayasan pendidikan Isalam salafiyah. 






 

Pada Pukul 14.15 acara dibuka dan dimulai oleh pembawa acara dengan rentetan acara yang sudah tersusun. Dilanjutkan dengan Sambutan dari Kepala Madrasah Salafiyah I, Ust. H. Ali Akrom, S.Pd. dalam sambutannya kepala madrasah menegaskan bahwasannya “Peringatan Maulid Muhammad ini adalah Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) yang harus diperingati oleh seluruh Warga Yayasan agar mrenambah rasa sayang dan cinta kepada Nabi Muhammad SAW. Jadikan momen Peringatan ini menjadikan kita lebih baik menjadi Madrasah Diniyah yang Mandiri menjadi yang terbaik dari yang lain”.

Setelah acara pembukaan selesai dilanjutkan dengan acara inti yaitu Tabligh Akbar dari Ust. Sirojul Khoir, S.pd.I. dalam tausiyahnya mengemukakan “Pertama Maulid sebagai momentum mengenang kepribadian Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Salam yang paripurna, perjuangan beliau yang sangat berat untuk membangun umat, bangsa dan negara. Yang kedua Maulid sebagai monentum memperkuat kesadaran dan komitmen kita dalam mencontoh dan meneladani nilai-nilai yang diajarkan Rasulullah, dan yang ketiga adalah peringatan maulid nabi menjadikan momen bagi kita menambah cinta kepada Nabi Muhammad SAW". ungkapnya.

Pukul 16.30 acara demi acara telah dilaksanakan sebagai acara penutup dalam Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, hiburan nyanyian lagu “Kisah Sang Rosul “oleh peserta Didik Madrasah Diniyah awaliyah kelas 3 dan diikuti oleh seluruh peserta didik lainnya.

 

Sebagai umat Islam yang mengaku umatnya Nabi Mauhammad SAW kita harus benar-benar cinta kepada Nabi Muhammad, mengikuti perilakunya. Salah satunya juga tidak boleh lupa atas kelahirannya. Oleh karena itu penting untuk selalu memperingati kelahiran Nabi Muhammad agar generasi muda khususnya siswa ini selalu ingat dan makin cinta kepada Nabi Muhammad SAW.

Yayasan Pendidikan Islam Salafiyah yang terdiri dari Taman Pendidikan Islam, Madrasah Diniyah Awaliyah I, Awaliyah II dan Wustho pada hari sabtu tanggal 30 September 2023 bertempat di halaman madrasah diniyah mengadakan Peringatan Hari Besar Islam Yaitu Hari Kelahiran Nabi Muhammad SAW.

Diawali dengan Pembacaan Asmaul Husna Bersama-sama, dilanjutkan Qiroatul Qur’an dan dilanjutkan pembacaan Tahlil yang dipimpin oleh Ust. Syaifudin, S.Pd.I serta pembacan Barzanji atau Marhaba oleh petugas yang telah dipilih dan  diikuti juga oleh semua warga yayasan pendidikan Isalam salafiyah.

Pada Pukul 14.15 acara dibuka dan dimulai oleh pembawa acara dengan rentetan acara yang sudah tersusun. Dilanjutkan dengan Sambutan dari Kepala Madrasah Salafiyah I, Ust. H. Ali Akrom, S.Pd. dalam sambutannya kepala madrasah menegaskan bahwasannya “Peringatan Maulid Muhammad ini adalah Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) yang harus diperingati oleh seluruh Warga Yayasan agar mrenambah rasa sayang dan cinta kepada Nabi Muhammad SAW. Jadikan momen Peringatan ini menjadikan kita lebih baik menjadi Madrasah Diniyah yang Mandiri menjadi yang terbaik dari yang lain”.

Setelah acara pembukaan selesai dilanjutkan dengan acara inti yaitu Tabligh Akbar dari Ust. Sirojul Khoir, S.pd.I. dalam tausiyahnya mengemukakan “Pertama Maulid sebagai momentum mengenang kepribadian Rasulullah Shallallahu Alaihi Wa Salam yang paripurna, perjuangan beliau yang sangat berat untuk membangun umat, bangsa dan negara. Yang kedua Maulid sebagai monentum memperkuat kesadaran dan komitmen kita dalam mencontoh dan meneladani nilai-nilai yang diajarkan Rasulullah, dan yang ketiga adalah peringatan maulid nabi menjadikan momen bagi kita menambah cinta kepada Nabi Muhammad SAW". ungkapnya.

Pukul 16.30 acara demi acara telah dilaksanakan sebagai acara penutup dalam Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, hiburan nyanyian lagu “Kisah Sang Rosul “oleh peserta Didik Madrasah Diniyah awaliyah kelas 3 dan diikuti oleh seluruh peserta didik lainnya.